Back to Blogging dan Hari Terakhir KP

July 24, 2009


Setelah sekian lama ndak pernah bersua dengan blog, ntah kenapa koq tiba-tiba muncul keinginan saya untuk nge-blog kembali. Kali ini ceritanya tentang KP saya di Telkom Japati (Telkom pusat loh :D) yang hari ini merupakan akhir perjalanan saya selama 1,5 bulan ini. Oh ya, KP saya dimulai tanggal 8 Juni sampai 24 Juli (hari ini). Di sana, saya dan partner KP saya, Ivan dan Tommy, disuruh mengerjakan semacam Photo Gallery Management System berbasis web, semacam galeri foto yang diintegrasikan dengan forum dan ads server. Sebenarnya mungkin banyak yang berpikir “koq KP di Telkom malah disuruh bikin web”, tapi ya begitu lah, kata pembimbing saya sih web tersebut bakal dipakai untuk web foto gallery-nya Telkom, namanya “Foto135” (kayak NIM IF ajah).


Seperti KP pada umumnya, berangkat jam 8, pulang jam 5, dari Senin, hingga Jumat (meski tidak jarang juga saya bolos). Di kantor Telkomnya, saya menempati ruangan IT dan Supply Center yang terletak di lantai 6. Biar ndak lama-lama, to the point aja deh, hal yang paling saya sukai ketika KP di sana ialah suasana kantornya yang cukup membuat saya merasa jadi orang kantoran beneran (secara kantornya gede gitu loh :D), pake name tag, pake kemeja (yang sebelumnya saya ndak pernah pake kemeja kalo kuliah). Sedangkan yang (mungkin) tidak saya sukai ialah koneksi internet yang unavailable. Hari gini ndak dapat koneksi inet? Telkom gitu loh. Yups, ini lah yang cukup menyengsarakan saya, awal-awal KP tanpa internet membuat saya mati gaya, tapi tepat 2 minggu kemudian saya membeli modem 3.5G, sehingga bisa online-online, online-online. Hal kedua yang tidak saya sukai ialah bekerja di tengah-tengah orang, namun apa yang kita kerjakan ndak ada hubungannya sama sekali dengan kerja orang lain, secara ruangan yang saya tempati itu ruangan Supply Center yang tugasnya mengelola proyek-proyek Telkom yang gede (e.g. Telkom Speedy Lambretto Lamborghini). Yang ketiga ialah saya merasa tidak dianggap sebagai manusia oleh “office boy Telkom”, masak yang lain dibuatin teh setiap hari giliran kami bertiga dikasih minum aja ndak, huh. Yang ke-4 ialah harga makanan yang muahal di sekitar Telkom, rata-rata untuk makan siang saya harus merogoh kocek sekitar 9 – 15 ribu setiap hari. Hmm. Sedangkan yang ke-5 ialah keberadaan buaya darat yang bikin saya pengen muntah, alias kerjanya sepanjang hari ngegodain cewek-cewek-anak-magang setiap hari. Maklum, bilik sebelah saya dihuni anak-cewek-magang-dari-IMT. Hahaha.


But it’s okay. KP is over. Oh iya, ada hal yang lucu di hari terakhir KP ini. Waktu Ivan mau mengasih form penilaian KP kami, eh bapaknya malah nyuruh kami ngisi sendiri. Hahaha,, Sungguh aneh. Namun begitu, saya merasa cukup-sangat sedih untuk berpisah dengan suasana kantor yang selama ini akrab menemani saya, suasana jalanan yang selalu saya sapa di pagi dan petang hari (maklum, kadang saya ke kantor naik angkot, kadang bareng dengan teman), suasana Sari Bundo saat makan siang, suasana Gasibu dan Gedung Sate di petang hari. Huh, ingin rasanya menikmati momen-momen seperti itu lagi.  Yasudah lah ya. Masih ada hari esok yang terbentang dan siap untuk kita arungi (loh koq tiba-tiba puitis). Hehe. Sekian dari saya kali ini. Terima kasih untuk Pak Aji, Pak Welly, Pak Eddy, Ivan, Tommy, serta semua pihak yang telah membantu saya semasa KP. Semoga esok baik-baik saja.

Advertisements

NightClub Diundang ke Beverly Hills

December 21, 2008

Entah dari mana asalnya, tiba-tiba tim NightClub diundang untuk menghadiri acara talkshow Ristek tentang education software. Acara ini dilaksanakan hari Sabtu, 20 Desember 2008 di Beverly Hills, Sangkuriang (bukan Beverly Hills yang di Amric sono :D), dan dihadiri oleh perwakilan dari Ristek, Depkominfo, Telkom, developer, hingga mahasiswa . Namanya juga education software, topik yang didiskusikan ya seputar software untuk pendidikan. NightClub yang beranggotakan Gery, Doddy, Fabul, Tommy, Tepan, Inas (MT,, gak datang), dan saya disuruh mempresentasikan hasil karya kami yang berhubungan dengan pendidikan (karena minim, jadi modus nyampah ON). Dalam presentasi, kami menyertakan portofolio dari tugas dan proyek yang dikembangkan anggota-anggota NightClub, seperti Ganesha Pirates, GWEIS, website Arkavidia dan website Pak Taufikurrahman, hingga tugas Stimik macam Greedy Ninja. Overall, acaranya membosankan. Eiisss, tapi dari sini kami mendapat banyak koneksi, dan yang terpenting “Kalian dapat satu tempat di Inkubator Bisnis”, kata Ferry, orang dari Depkominfo :D.

WO di Final GBC 2008

December 9, 2008

Setelah 4 hari tepar di kamar karena serangan paratifus (kata dokter, ini tifus ringan, tapi bukan gejala tifus), akhirnya saya bisa posting lagi. Sesuai dengan judul postingan saya, posting kali berkisah tentang kisah keikutsertaan saya di ajang Ganesha Badminton Championship 2008 (30 November – 7 Desember 2008).

Awalnya, saya gak tau jika saya diperkenankan panitia mengikuti GBC kali ini. Maklum, dari peraturan semula, panitia dilarang mengikuti GBC (saya juga panitia lo, tepatnya divisi konsumsi). Tapi entah kenapa, pas acara technical meeting, tiba-tiba peraturannya berubah dan semua panitia bebas ikut (kayaknya ada konspirasi neh :D). Tanpa buang waktu, saya yang saat itu tidak membawa uang segera mendaftar dengan meminjam uang teman (nama dirahasiakan). Hokinya lagi, GBC tahun ini ternyata memperbolehkan keikutsertaan peserta ganda dari lintas instansi (pasangan ganda tidak harus dari satu instansi sama). Poin ini sangat berarti, secara saya tidak yakin ada anak IF yang mau diajak memeras keringat di sela-sela tugas yang seabrek ini. Dan pilihan partner ganda saya jatuh kepada Christian Pandapotan, a.k.a. Dapot, Matematika 2005.

Berlanjut ke pertandingan. Babak pertama sampai babak ketiga kami lalui tanpa ada perlawanan yang ketat. Di babak pertama kami melawan anak TI (lupa namanya), babak kedua melawan anak UBT 2008 (juga lupa namanya), dan babak ketiga melawan Adityo/Adit (IMMG). Baru pada perempat final hari jumat kami harus berhadapan dengan unggulan pertama dari FT yaitu Aji/Otto, dan syukur kami bisa melewatinya (sampai sekarang saya belum mengerti kenapa bisa menang lawan mereka, mereka lebih unggul segalanya). Kalau tidak salah skor kemenangan kami 23-21, 16-21, 21-18 (sangat ketat dan menegangkan). Selanjutnya di semifinal, kami harus bertemu dengan Bayu/Teddy (MTM), dan kami berhasil memenangkan pertandingan dengan 21-16, 21-11 (Bayu merupakan ketua GBC 2008 loh).

Namun, di balik dua pertandingan itu, sebenarnya ada satu hal penting. Sejak Kamis sore, saya sudah merasa ada yang salah dengan tubuh saya, perut saya sakitnya bukan main, serasa ditusuk-tusuk pisau. Tapi saya berharap besok (Jumat lalu), tubuh saya sudah pulih. Ternyata saya salah, badan saya tidak kunjung sembuh, malahan hari ini (Jumat lalu), disertai dengan demam dan pusing. Dasar bandel, karena saking inginnya maen di GBC (tahun lalu juara 1 loh, masak sekarang gak dapet apa-apa), saya datang juga ke GSG, dan menjalani partai perempat final dan semifinal dengan jeda hanya 1 jam (dan dengan tubuh sempoyongan). Begitu lah kronologisnya (kebayang kan main dengan kondisi kek gitu). Rencananya, finalnya sendiri akan dilangsungkan hari Minggu, 7 Desember 2008 jam 15.00. Di partai final saya harus bertemu dengan dosen bulutangkis saya semasa TPB yaitu Pak Samsul yang di semifinal mengalahkan dosen bulutangkis saya yang lain yaitu pak Kusnaedi.

Tapi apa mau dikata, setelah penyakit saya diperiksa dokter, dan divonis menderita tifus, saya diharuskan beristirahat penuh selama 5 hari (sampai Selasa). Karena fatwa dokter sudah keluar dan mengingat tanggal 15 sudah UAS, saya urungkan niat saya berlaga di final (alias WO). Bagi teman-teman saya yang sudah mendukung saya, teman-teman Rileks, UBT, IF, dan diri saya sendiri (loh kok, terkadang saya masih belum bisa memaafkan diri saya sendiri :D), maafkan saya yah! Terima kasih atas dukungannya selama ini.

Ganesha Pirates Juara di Kontes Game Development ITBDMF 2008

December 4, 2008

Iseng-iseng berhadiah, itu lah kata tepat yang bisa menggambarkan keikutsertaan Ganesha Pirates di ajang ITBDMF 2008 yang berlangsung pada 2 – 3 Desember 2008 di Aula Barat ITB. Awalnya, tidak ada target apa pun dari saya dan teman-teman (halah… :D) sebagai pengembang ketika mengikuti ajang ITBDMF ini. “Hanya iseng-iseng aja”, mengutip kata Gery, manager NighClub Coders, ketika dia mengungkapkan keinginan Ganesha Pirates untuk diikutsertakan di ajang ITBDMF ini. Bahkan, awalnya, karena merasa Ganesha Pirates belum mumpuni benar untuk mengikuti kontes game development, maka diputuskan untuk mengikuti kontes game design saja (eh, malah dapatnya di game development). Maklum, Ganesha Pirates ini hanya tugas mata kuliah OOP yang belum final benar, bahkan kalau dihitung-hitung, sepertinya waktu pengerjaannya tidak sampai 2 minggu.

Bagi yang belum tahu, game Ganesha Pirates merupakan karya NightClub Coders sebagai tugas mata kuliah OOP. Di ajang ITBDMF, Ganesha Pirates diikutsertakan di kontes game design dan game development. Ganesha Pirates dibuat dengan bahasa Java dan dengan game engine-nya bapak Philip Hanna. Karena dibuatnya di atas Java, game ini multiplatform (ini keunggulannya). Ganesha Pirates menceritakan tentang sebuah pertempuran di lautan Ganesha antar beberapa kapal (kapal diibaratkan beberapa himpunan di ITB) untuk memperebutkan harta karun. Untuk dapat survive dan mendapatkan harta karun, satu kapal harus menghancurkan kapal yang lain, dan yang tersisa itu lah yang dapat melanjutkan pencarian harta karunnya. Game ini dapat dimainkan 2 sampai 4 orang dengan cara bergantian. Teknisanya, setiap kapal diberi waktu untuk menghancurkan kapal lainnya, dengan syarat kapal yang akan diserang harus berada di daerah yang bisa dijangkau senjatanya. Kalau terlalu jauh, kapal harus mendekat ke kapal lawan terlebih dahulu. Dan bagi kapal lawan yang terkena serangan lawan, daya tahannya akan berkurang. Jika itu berlangsung terus-menerus, kapal tersebut bisa karam.

Untuk rencana kedepannya, game ini ingin dikembangkan dengan XNA. Fitur-fitur game juga akan ditambah, seperti setiap kapal dibekali dengan uang, jadi setiap kapal bisa membeli senjata baru. Tentu saja, senjatanya pun akan dibuat beragam, dan tiap-tiap senjata memiliki daya hancur berbeda. Selain itu, rencanya game ini juga dapat digunakan dalam beberapa komputer dengan jaringan LAN.

NightClub Coders sendiri terdiri dari Garybaldi Mukti, Inas Luthfi, Doddy Dharma, Fakhri “Fabul”, Tommy Santoso, Teddy Pandu, dan saya. Saya sendiri di Ganesha Pirates ini terlibat dalam modul save – load game state (hehe :D).

Akhirnya Sisipin Selesai Juga

November 24, 2008

Pasti banyak teman-teman yang bingung, apa sih Sisipin itu? Sisipin adalah sistem informasi buatan saya (narsis dulu ah :D) yang diperuntukkan untuk koperasi simpan pinjam. Sisipin sendiri singkatan dari Sistem Informasi Simpan Pinjam. Sistem informasi ini mencakup pengelolaan data anggota dan pengelolaan transaksi-transaksi yang ada dalam koperasi tersebut. Transaksi-transaksi tersebut mencakup penambahan kas, pengurangan kas (transaksi koperasi), penyimpanan uang, peminjaman uang, pembayaran iuran pokok dan iuran wajib, serta pembayaran cicilan utang (transaksi anggota). Awalnya, SI ini merupakan tugas mata kuliah SI saya dan tidak wajib untuk mengimplementasikannya secara keseluruhan, tapi entah kenapa di akhir-akhir tugas, tiba-tiba saya terpacu untuk menyelesaikannya (hweee :D). SI ini diimplementasikan dengan tools Microsoft Visual Studio 2008 dalam bahasa C#, serta memanfaatkan DBMS MySQL. Awalnya sih, sedikit kerepotan waktu mengoneksikan Visual Studio dengan DBMS-nya, tapi setelah googling, saya menemukan konektor yang pas, yaitu Connector-NET yang dalam pemakaiannya lebih mudah daripada konektor lain macam ODBC. Kendala lain yang muncul ketika pengerjaan SI ini adalah ketika harus mengimplementasikan modul pencetakan dokumen. Lagi-lagi om google membantu saya. Saya menemukan cara praktis untuk mencetak laporan, yaitu dengan Microsoft ReportViewer, yang built-in pada Visual Studio jika MSDN disertakan dalam instalasi. Hebatnya, Microsoft ReportViewer ini mampu mencetak laporan (source-nya tabel dari database) dalam bentuk pdf, xls, maupun langsung ke printer. Secara umum, tidak ada kata sulit dalam pengerjaan SI kali ini, kita hanya perlu menyediakan banyak waktu saja. Namun, justru itulah yang sulit didapatkan di masa-masa kuliah seperti saat ini.

Blog Baru Saya

November 23, 2008

Setelah sekian lama hanya mengamati blog-blog orang lain, akhirnya timbul juga keinginan saya untuk blogging. Pada awalnya sih masih bingung dan sempat berpikir, apa sih yang bisa didapatkan seseorang dari blogging? Bukannya sudah ada buku harian? Kenapa mesti cerita ke orang lain tentang pengalaman kita? Namun, setelah melihat blog-blog orang ternama (ceilee :D), ternyata blogging seru juga yah, kita bisa bertukar pengalaman (bukan pengalaman pribadi yang secret loh) dengan orang lain, misalnya nih, kalau saya suka ngoprek komputer, saya bisa sharing masalah maupun troubleshoot dengan teman-teman soal komputer, dan siapa tahu saja saya bisa mendapatkan teman-teman baru dari sini, ya gak? Sebenarnya saya juga punya blog di Windows Live Space, namun saya masih kurang sreg. Selain tampilannya formal banget dan jarang orang yang memakai, fitur-fiturnya masih sangat minim, salah satunya kita tidak bisa mengotak-atik tampilan blog dan menambah gadget sesuai dengan keinginan kita (cupuu :D). Anyway, tampaknya pengalaman saya dalam blogging masih sedikit sekali. Jangan dibuli-buli yah! Thanks.